Langsung ke konten utama

Sholat Sunat Dhuha

Solat Sunat Dhuha boleh dianggap sebagai rasa terima kasih seseorang hamba kepada Allah SWT atas segala berkah hidup yang diberikan-Nya.
Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkan solat ini tanpa keuzuran dan umat Islam amat dituntut melakukannya. Abu Hurairah pernah berkata: “Rasulullah SAW berwasiat kepadaku tiga perkara agar jangan ditinggalkan puasa tiga hari tiap bulan, dua raka’at Dhuha dan Witir sebelum tidur.”
Daripada Abu Dzar r.a., Rasulullah SAW bersabda: “Hendaklah masing-masing di antara kamu setiap pagi bersedekah untuk setiap ruas tulang badanmu. Maka tiap kali bacaan tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, dan setiap takbir adalah sedekah. Menyuruh kebaikan adalah sedekah, mencegah keburukan juga adalah sedekah. Dan sebagai ganti daripada itu semua, cukuplah mengamalkan dua rakaat solat Dhuha.”   (HR Ahmad, Muslim dan Abu Daud)
Paling banyak yang dikerjakan oleh Rasulullah ialah lapan rakaat dan paling banyak yang disabdakan oleh baginda ialah 12 rakaat. Paling sedikit yang boleh dikerjakan adalah dua rakaat.
Nabi Muhammad SAW  bersabda: “Wahai anak Adam! Janganlah sekali-kali kamu malas mengerjakan empat rakaat solat Dhuha, maka akan aku cukupkan keperluanmu sehingga waktu petang.”   (HR Al-Hakim dan At-Tabrani)
Waktu Solat Dhuha
Solat sunat Dhuha dilakukan pada waktu matahari sedang naik. Sekira cuacanya berhalangan adalah lebih mudah dengan merujuk kepada takwim waktu solat. Masanya adalah 28 minit selepas Syuruk, iaitu sekiranya waktu Syuruk 7.32 pagi dan ditambah 28 minit, maka masuknya waktu Dhuha bermula jam 8.00 pagi.
Walaupun begitu waktu paling afdal melakukan Solat Sunat Dhuha adalah anggaran matahari naik, tinggi segalah (7 hasta atau 3 meter), lebih kurang dalam pukul 9.30 pagi.
Zaid bin Arqam r.a. berkata: “Nabi SAW keluar menuju tempat Ahli Quba, di kala itu mereka sedang mengerjakan Solat Dhuha. Baginda bersabda“Inilah solat orang-orang yang kembali kepada Allah, iaitu di waktu anak-anak unta telah bangkit kerana kepanasan waktu Dhuha.”  (HR. Ahmad, Muslim dan Tirmidzi).
.
.

Cara Mengerjakan Solat Dhuha

Solat ini boleh dilakukan sekurang-kurangnya dua rakaat sehinggalah 12 rakaat, tetapi yang paling banyak dikerjakan oleh Rasulullah ialahlapan rakaat.
.
1.  Niatnya:
.
.
2.  Antara surah-surah yang dianjurkan ulama ialah:
.
a.  Solat sunat Dhuha dua rakaat:
i/  Ayat al-Kursi 10 kali dan Al-Ikhlas 10 kali atau;
ii/  As-Syams dan Ad-Dhuha. atau;
iii/  Al-lail dan Al-Insyirah.
.
b.  Solat Dhuha lebih daripada 4 rakaat;
i/  Solat Pertama :   As-Syams dan Ad-Dhuha.
ii/  Solat Seterusnya :   Surah al-Kafirun dan Al-Ikhlas
.
.
3.   Semasa sujud terakhir bacalah sebanyak 40 kali:

.
.
4.   Selepas memberi salam, bertasbihlah 10 kali:
.
.
5.  Berdoa

.

Fadhilat Solat Dhuha

Sebaik-baiknya solat Dhuha ini dikerjakan setiap hari kerana ia mempunyai banyak kelebihan dan fadhilatnya, dimana seseorang itu akan memperolehi keampunan Allah SWT, murah rezeki dan ketenangan jiwa serta kehidupan.
  • Daripada Abu Hurairah r.a., Rasulullah SAW  bersabda: “Sesiapa Yang mengerjakan solat Dhuha dengan istiqamah nescaya akan diampuni dosanya olleh Allah sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan.”
  • Rasulullah SAW  bersabda:  “Bahawasanya di syurga ada pintu yang dinamakan ‘Dhuha’. Maka apabila  tiba hari kiamat kelak, berserulah (malaikat) penyeru: “Manakah orang-orang yang telah mengamalkan solat Dhuha; Inilah pintu kamu, silakan masuk ke dalam syurga dengan Rahmat Allah.”   (HR At-Tabrani)
  • Rasulullah SAW juga bersabda dalam hadits lain dari Nuwas bin Sam’an,  “Allah berfirman: “Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat raka’at pada permulaan siang (Solat Dhuha), nanti pasti akan Ku cukupkan keperluanmu sampai ke petang harinya.”   (HR. Haklim dan Tabrani).
.

وسلام

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Formulir Pendaftaran Siswa Baru Tahun 2017

Contoh Formulir Pendaftaran Siswa Baru Untuk Tahun Pelajaran 2017/2018, menurut peraturan ataupun petunjuk Kementrian Pendidikan, Contoh Formulir ini bisa langsung digunakan untuk Pendaftaran di Sekolah Dasar Islam Terpadu Nurul Jannah.

Semoga dengan adanya formulir ini bisa mempermudahkan saudara untuk mendaftarkan anak kesayangan saudara di Sekolah Dasar Islam Terpadu Nurul Jannah.

Silahkan Di Download Memalui Halaman ini.

Istilah Nama dan Sebutan Populer Bahasa Arab

Assallamualaikum Wr.Wb Alhamdulilah saat ini kita masih dalam lindungan dan Rahmat dari Allah SWT, yang selalu dan senantiasa memberikan kenikmatan kepada semua mahluk-Nya . Allah sungguh Maha Besar dan Maha Mengetahui setiap kehidupan Mahluk-Nya sekecil apapun, dan Allah tidak akan meridhoi setiap Mahluk-Nya di hancurkan maupun dibunuh walau itu sebangsa semut kecil, Karena segala sesuatu yang diciptakan Allah SWT, yang berhak mengambilnya adalah Allah SWT. Alhamdulillah kali ini kita semua akan memberikan sedikit artikel tentang sebutan atau panggilan popular yang ada di sekitar kita dalam bahasa arab dan artiannya. Karena banyaknya pertanyaan dari Ikhwah Fillah maka kami tuliskan disini, semoga bermanfaat

Tugas Guru Penjas

Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar (PGPJSD) adalah merupakan prodi Jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi di Fakultas Ilmu Keolahragaan. Prodi ini menyelenggarakan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Sekolah Dasar dengan tujuan menghasilkan lulusan dalam bidang pengajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan di Sekolah Dasar dengan kualifikasi sarjana pendidikan (S1) yang unggul, professional, terampil, dan peka terhadap kelestarian lingkungan sosial masyarakat. Lulusan PGPJSD juga dibekali keterampilan manajemen penyelenggaraan pertandingan olahraga, intertainment olahraga, sport interpreneurship, journalism, dan kemampuan menjadi pelatih cabang olahraga. Jurusan ini memiliki mahasiswa yang berprestasi dalam bidang akademis dan atlet dalam berbagai cabang olahraga baik tingkat daerah, nasional maupun internasional.